memuat…
Terjadi peningkatan jumlah penumpang kereta api saat Lebaran dan liburan sekolah. Foto/Faisal Rahman/MPI
JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat okupansi penumpang pada masa libur Lebaran dan mengalami peningkatan. Berdasarkan data PT KAI per 30 Juni 2023, sebanyak 1.285.141 orang telah menggunakan transportasi kereta api. Perhitungan dimulai dari 23 Juni hingga 2 Juli 2023.
“Data ini merupakan data sementara (data dinamis), dan akan terus berubah atau bertambah seiring pembaruan data,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (30/6/2023).
Ada 140.163 penumpang KA jarak jauh pada 23 Juni. Kemudian 140.579 penumpang pada 24 Juni, dan 158.584 penumpang pada 25 Juni. Lalu, pada 26 Juni ada 142.301 penumpang, pada 27 Juni 159.838 penumpang, pada 28 Juni 157.953 penumpang, lalu pada saat Idul Fitri ada 129.653 penumpang.
Sementara untuk hari ini (30/6/2023) ada 134.297 penumpang, 1 Juli 122.003 penumpang, dan 2 Juli 129.423 penumpang. Angka ini masih terus berkembang.
Selama periode tersebut, KA favorit adalah KA Argo Parahyangan, Gambir – Bandung (PP) dengan 97.613 penumpang.
KAI mengingatkan pelanggan KA untuk memperhatikan aturan bagasi yaitu maksimal volume 20 kg atau 100 dm3 dengan dimensi maksimal 70 cm x 48 cm x 30 cm. Bagasi yang melebihi berat dan/atau ukuran sebagaimana dimaksud, maksimal 40 kg atau dengan volume 200 dm3 (dengan dimensi maksimal 70 cm x 48 cm x 60 cm), diperbolehkan untuk dibawa dengan syarat biaya kelebihan bagasi atau pembelian kursi tambahan.
Biaya tambahan bagasi untuk kelas eksekutif Rp10.000 per kg, kelas bisnis Rp6.000 per kg dan kelas ekonomi Rp2.000 per kg.
“KAI berkomitmen menata transportasi untuk melayani masyarakat sepanjang long weekend Idul Adha 2023 dengan aman, nyaman, dan bebas macet,” pungkasnya.
(mendesah)