liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86

Aktifkan Sistem Autopilot saat Tertidur, Pengemudi Tesla Ini Kena Sanksi

Aktifkan Sistem Autopilot saat Tertidur, Pengemudi Tesla Ini Kena Sanksi

Memuat…

seorang petugas polisi yang berpatroli di Autobahn A70 melihat seorang pria di Tesla sedang tidur dengan sistem Autopilot diaktifkan menuju Bayreuth dari Bamberg. FOTO/IST

BERLIN – Pada tanggal 29 Desember 2022, terjadi insiden yang melibatkan seorang pria berusia 45 tahun yang tertidur dengan mengaktifkan Fitur pilot otomatis di Tesla berlangsung di Autobahn, jalan raya Jerman.

BACA JUGA – Pabrik Tesla di China Bakal Bikin Tesla Termurah di Dunia

Seperti dilansir insideevs, seorang petugas polisi yang berpatroli di Autobahn A70 memperhatikan bahwa seorang pria di Tesla sedang tidur dengan sistem Autopilot diaktifkan dalam perjalanannya ke Bayreuth dari Bamberg.

Petugas polisi memperhatikan bahwa Tesla mempertahankan jarak yang sama dari mobil patroli di persimpangan Viereth-Trunstadt ke persimpangan Bamberg-Hafen dengan kecepatan 110 km/jam.

Setelah Tesla ditepikan dan pengemudi keluar dari mobil, polisi menemukan pengemudi tersebut menunjukkan “gangguan obat umum” selama pemeriksaan.

Petugas kepolisian terus mengikuti Tesla selama 15 menit hingga akhirnya si pengemudi sadar dan disuruh berhenti.

Setelah Tesla menepi dan keluar dari mobil, polisi menemukan pengemudi tersebut menunjukkan “gangguan obat umum” selama pemeriksaan.

Tak hanya itu, polisi juga menemukan alat di kaki yang dikenal sebagai pemberat setir, yang diyakini berfungsi mengelabui sistem keselamatan Tesla agar mengira tangan pengemudi berada di setir saat Autopilot diaktifkan.

Kantor Kejaksaan Umum Bamberg dilaporkan telah menyelidiki pengemudi Tesla karena membahayakan pelanggaran lalu lintas jalan, dan pengemudi tidak akan lagi diizinkan mengemudi sampai keputusan pengadilan selesai.

(wbs)