liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86

BUMN Keroyokan Garap Hilirisasi, Listrik PLN 150 MVA Bakal Mengalir ke Smelter Antam

BUMN Keroyokan Garap Hilirisasi, Listrik PLN 150 MVA Bakal Mengalir ke Smelter Antam

Memuat…

Kerja sama antar BUMN ini merupakan bentuk dukungan PLN dalam hilirisasi industri mineral di tanah air yang siap memasok listrik 150 Mega Volt Ampere (MVA) ke smelter Antam. Foto/Dok

JAKARTA – PT PLN (Persero) siap memasok listrik yang handal untuk pabrik-pabrik peleburan feronikel dimiliki oleh PT Aneka Tambang, Tbk. ( Antam ). Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) antara PLN Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Unit Distribusi Utama Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) dengan PT Antam dengan daya 150 Mega Volt Ampere (MVA) di Kabupaten Kolaka , Provinsi Sulawesi Tenggara.

Kerja sama antar Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini merupakan bentuk dukungan PLN dalam industri hilir mineral di tanah air. Baca Juga: Setelah Tertunda, Progres Peleburan Feronikel Antam di Halmahera Timur Kini Capai 98%

Direktur Utama PT Antam Nicolas D. Kanter menjelaskan sinergi antar BUMN merupakan salah satu strategi penting dalam hilirisasi industri mineral. Selain itu, PT Antam sendiri juga terus melakukan perbaikan terus menerus dalam teknologi, efisiensi operasional dan dekarbonisasi.

“Kerja sama ini akan menguntungkan kedua belah pihak. Saya berterima kasih atas dukungan PLN, mari kita bersama memberikan kontribusi terbaik untuk NKRI,” kata Nico.

Pada kesempatan yang sama, Director of Operations and Portfolio MIND ID, Danny Praditya menyampaikan komitmennya terhadap dekarbonisasi dan implementasi upaya Environmental, Social and Governance (ESG) untuk menciptakan pembangunan berkelanjutan.

“Kesepakatan ini merupakan langkah positif bagi Antam dan PLN, dimana PLN mendapatkan tambahan pendapatan dan Antam dapat fokus mengelola operasionalnya. Mari terus bersinergi dan bersinergi untuk lebih baik mewujudkan transisi energi di tahun 2060,” ujar Danny.

Sejalan dengan itu, Executive Vice President Sales and Customer Service PLN Enterprises Abdul Farid mengatakan, PLN sebelumnya telah menjalin kerjasama dengan Antam di Halmahera Timur. Untuk itu, dia menegaskan PLN siap memenuhi kebutuhan listrik sektor industri peleburan.

“Kami juga menyediakan produk dan layanan yang inovatif dan ramah lingkungan seperti sertifikat EBT atau Renewable Energy Certificate (REC). Apalagi saat ini pembangkit EBT di sistem Sulawesi Selatan termasuk yang tertinggi di Indonesia,” ujar Farid.

Baca Juga: Pembangunan Smelter Freeport Diharapkan Prioritaskan Pabrikan Lokal

Farid menjelaskan, EBT pembangkit PLN di Sulawesi di atas rata-rata nasional sebesar 45,8 persen. Dengan kondisi tersebut, dia yakin PLN siap memenuhi kebutuhan listrik investor.