liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86

Celana Panjang Jins Termahal, Berusia 165 Tahun Dijual Rp1,8 Miliar

Celana Panjang Jins Termahal, Berusia 165 Tahun Dijual Rp1,8 Miliar

Memuat…

Celana jeans berusia 165 tahun ini menjadi yang termahal setelah terjual seharga $114.000 atau Rp1,8 miliar di rumah lelang Holabird Americana pada 3 Desember 2022. Foto/iflscience

WASHINGTON – Beberapa Celana panjang panjang jeans Pria berusia 165 tahun itu menjadi yang termahal setelah menjual seharga USD 114.000 atau Rp 1,8 miliar di rumah lelang Holabird Americana pada 3 Desember 2022. Jeans ini ditemukan dari bangkai kapal SS Amerika Tengah yang tenggelam ke dasar laut. Samudera Atlantik pada tahun 1857.

Berdasarkan bahan dan lima kancing yang berbeda, rumah lelang yakin itu adalah jeans awal yang dibuat oleh Levi Strauss & Company pada tahun 1850-an. Jeans ini bisa digunakan untuk pekerja berat di era Gold Rush.

Jeans tua bernilai jutaan dolar ini diyakini milik John Dement dari Oregon, seorang veteran Perang Meksiko-Amerika yang merupakan penumpang kelas satu di SS Amerika Tengah. Pada pelayaran terakhirnya, SS Amerika Tengah menuju New York setelah meninggalkan pelabuhan di Panama.

Baca juga; Harta Kapal Uap Emas 1857 Dilelang, Senilai Jutaan Dolar

Saat ini kapal uap SS Central America membawa ratusan penumpang dan kargo dari California, termasuk setumpuk emas. Dalam perjalanan, kapal uap tersebut terjebak badai di Carolina dan tenggelam pada 12 September 1857, dengan 425 penumpang dan 13.600 kg emas.

Kapal uap naas SS Amerika Tengah tidak teridentifikasi sampai tahun 1980-an ketika bangkai kapal ditemukan di dasar Atlantik. Termasuk, banyak artefak yang memberikan wawasan luar biasa tentang era Gold Rush.

“SS Central America membawa banyak harta karun Gold Rush dari San Francisco dan California utara ketika dia tenggelam 7.200 kaki di Atlantik lepas pantai Carolina Utara. Pemulihan dari lokasi kapal karam berlangsung beberapa tahap antara 1988-1991 dan lagi pada 2014,” kata Fred Holabird, Presiden Holabird Western Americana Collections, dikutip SINDOnews dari situs iflscience, Sabtu (10/12/2022).

Kapal uap SS Amerika Tengah sepanjang 85 meter, dijuluki Kapal Emas, beroperasi antara Amerika Tengah dan Pantai Timur AS pada tahun 1850-an. Ratusan barang bersejarah dijual ditemukan di antara reruntuhan SS Amerika Tengah.

Baca juga; Windfall, Kolombia Menemukan 2 Bangkai Kapal untuk Mencari Harta Karun Emas San Jose Galleon

“Artefak luar biasa ini memberi kita gambaran sekilas tentang kehidupan sehari-hari penumpang dan awak di tahun 1850-an. Kapal ini adalah kapsul waktu dari era California Gold Rush,” tambah Dwight Manley, Managing Partner of California Gold Marketing Group of Brea, California.

Selain jeans, barang lain yang dijual antara lain puluhan cincin, pin kayu, kancing manset, dan beberapa kotak jam saku. Lelang juga menawarkan sejumlah koin emas dan uang kertas dari tahun 1850-an, ditambah bagasi pasokan laut, kunci perbendaharaan emas, dan label bagasi penumpang.

“Tampaknya barang-barang umum penumpang dan awak hari ini memberi kita wawasan besar tentang kehidupan sehari-hari mereka yang melakukan perjalanan dengan kapal uap,” jelas Bob Evans, seorang ilmuwan yang terlibat dalam setiap misi pemulihan.

(jaring)