liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86

Ingin Pecahkan Rekor, Toyota Incar Produksi 10,6 Juta Mobil Setahun

Ingin Pecahkan Rekor, Toyota Incar Produksi 10,6 Juta Mobil Setahun

Memuat…

Toyota bertujuan untuk memproduksi 10,6 juta mobil per tahun pada tahun 2023. Foto: Reuters

JEPANG – Toyota Motor Corporation berencana meningkatkan kapasitas produksi global menjadi 750 ribu per bulan. Tepatnya mulai Februari 2023. Hal itu dilakukan demi mencapai target rekor produksi tahunan sebesar 10,6 juta unit mobil di seluruh dunia.

Pada 2023, Toyota ingin memecahkan rekor target produksi yang mereka buat pada 2019, yakni 9,1 juta unit di seluruh dunia. Meski awalnya kami pesimis karena produksi global sempat menurun, harapan itu kini muncul kembali setelah pasokan chip semikonduktor mulai membaik.

Karenanya, Toyota berani mematok target tinggi produksi mobilnya pada Februari 2023 di tingkat global. Belum lagi mereka memiliki model baru yang diyakini mampu meningkatkan produksi dan penjualan secara global.

Dilansir Reuters, Toyota menargetkan produksi 300.000 mobil di Jepang dan 450.000 di seluruh dunia setiap bulan. Namun, mereka akan terus memantau pasokan onderdil, termasuk semikonduktor.

Tahun lalu, Toyota berhasil memproduksi 740.996 kendaraan di seluruh dunia yang melampaui target perusahaan sekitar 700.000 mobil. Pasokan suku cadang dan chip semikonduktor yang terus menunjukkan peningkatan diyakini mampu terulang kembali.

Toyota telah berulang kali mengurangi rencana produksinya karena kekurangan suku cadang dan penutupan di China.

Penundaan pengiriman pasar domestik Toyota sangat signifikan, dengan penjualan turun 13 persen dari Januari hingga November 2022 dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Perusahaan mengurangi rencana produksi hingga Maret 2023 sebanyak 500.000 unit pada November 2022. Akibatnya, dealer diminta untuk memperhitungkan keterlambatan pengiriman ke pelanggan.

Toyota berencana meningkatkan produksi dalam negeri dari Januari 2023 hingga Maret untuk mengurangi periode pivot dan mengalihkan kendaraan yang ditujukan untuk ekspor ke pasar domestik.

BACA JUGA: Aktivis Lingkungan Membuat Iklan Palsu Merusak Reputasi Toyota dan BMW

Selain itu, untuk menghindari masalah pasokan lebih lanjut, perusahaan akan mencari semikonduktor berdasarkan kontrak jangka panjang dengan investor.
Ini akan membantu perusahaan menjaga pasokan komponen dan menghindari gangguan produksi di masa depan.

Toyota Motor Company masih menjadi salah satu perusahaan terbesar di industri otomotif global. Mereka juga beroperasi di berbagai segmen, termasuk SUV dan crossover, truk, dan sepeda motor.

(dan)