liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86

Jepang Sukses Luncurkan Pesawat Ruang Angkasa ke Bulan

Jepang Sukses Luncurkan Pesawat Ruang Angkasa ke Bulan

Memuat…

Pesawat ruang angkasa, yang dibangun oleh perusahaan iSpace yang berbasis di Tokyo, diluncurkan dengan roket SpaceX Falcon 9 pada pukul 2.38 pagi (waktu setempat). FOTO/IST

TOKYO – SEBUAH startup Jepang berhasil meluncurkan pesawat ruang angkasa ke bulan hari ini, dalam misi pertama negara itu untuk menjelajahi permukaan bulan.

BACA JUGA – Stasiun Luar Angkasa Internasional Rusak Akibat Puing-puing Luar Angkasa

Seperti dilansir AFP, Minggu (11/12/2022), misi tersebut juga merupakan yang pertama diluncurkan oleh perusahaan swasta di Tanah Air.

Peluncuran berlangsung di Stasiun Luar Angkasa Cape Canaveral di Florida, Amerika Serikat (AS) setelah ditunda dua kali karena pemeriksaan pra-penerbangan tambahan.

Pesawat ruang angkasa, yang dibangun oleh perusahaan iSpace yang berbasis di Tokyo, diluncurkan dengan roket SpaceX Falcon 9 pada pukul 2.38 pagi (waktu setempat).

“Misi pertama kami akan meletakkan dasar untuk mengeksplorasi potensi bulan sebelum menelitinya dan mengubahnya menjadi sistem ekonomi yang kuat,” kata Chief Executive Officer iSpace Takeshi Hakamada dalam sebuah pernyataan.

Saat ini, baru tiga negara, yakni AS, Rusia, dan China yang berhasil mengirimkan kendaraan robotik ke permukaan bulan.

Misi iSpace dikenal sebagai program Hakuto-R.

Sementara itu, perusahaan menginformasikan, kendaraan robotik tersebut diperkirakan akan mendarat di bagian permukaan bulan yang terdeteksi pada April tahun depan.

(wbs)