liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86

Makam Ratu Berusia 3.400 Tahun Baru Saja Ditemukan di Luxor

Makam Ratu Berusia 3.400 Tahun Baru Saja Ditemukan di Luxor

Memuat…

Prasasti makam rusak parah akibat banjir yang terjadi ribuan tahun silam. Foto: Kementerian Purbakala Mesir/AFP

MESIR – Pemerintah Mesir menemukan makam baru lagi. Makam itu, yang diyakini milik seorang ratu, berasal dari sekitar 3.400 tahun yang lalu. Tepatnya, di dinasti yang sama dengan Raja Tutankhamun. Makam itu rusak parah akibat banjir di masa lalu.

Penemuan makam baru itu diumumkan Kementerian Pariwisata Mesir akhir pekan ini. Makam itu ditemukan oleh tim gabungan Mesir-Inggris yang melakukan misi penggalian di Lembah Para Raja dan Ratu di Tepi Barat di Mesir selatan.

Di kawasan itu, banyak ditemukan makam kerajaan Mesir kuno. Termasuk Raja Tutankhamun yang ditemukan lebih dari seabad lalu.
Mostafa Waziri, Sekretaris Jenderal Dewan Tertinggi Purbakala Mesir, mengatakan penemuan itu sangat penting.

Raja Tutankhamun memerintah untuk waktu yang singkat. Foto: AFP

Investigasi awal menunjukkan bahwa makam tersebut berasal dari dinasti ke-18 Mesir kuno. Dikenal sebagai dinasti Thutmosid, berlangsung dari tahun 1550/1549 SM hingga 1292 SM dan merupakan dinasti yang sama di mana raja laki-laki, Tutankhamun, memerintah dengan sangat singkat.

Direktur Operasi Piers Litherland mengatakan makam itu mungkin milik seorang ratu atau putri dari dinasti tersebut.

Informasi lebih lanjut tentang makam dan sejarahnya akan diketahui setelah penemuan itu didokumentasikan secara arkeologis, tambah Waziri.

Luxor dikenal sebagai daerah di mana berbagai makam kerajaan telah ditemukan. Foto: AP

Sayangnya, pejabat arkeologi Mesir lainnya, Direktur Lembah Mohsen Kamel mengatakan, makam tersebut tidak terpelihara dengan baik akibat banjir sejak zaman dahulu.

BACA JUGA: 7 Hewan dengan Populasi Terkecil dan Terancam Punah

Banjir menggenangi ruang pemakaman dengan pasir dan batu kapur dalam jumlah besar, merusak banyak prasasti.

Dalam beberapa tahun terakhir, Mesir telah membuat beberapa penemuan yang berasal dari Mesir kuno dalam upaya menghidupkan kembali sektor pariwisatanya yang penting.

Pariwisata adalah sumber pendapatan utama Mesir. Namun, sektor tersebut telah menurun tajam dalam beberapa tahun terakhir, dengan pandemi Covid-19 serta perang Rusia di Ukraina berdampak negatif terhadap jumlah wisatawan yang terbang ke Mesir.

(dan)