liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86

New York Resmi Izinkan Mayat Manusia Diolah Jadi Pupuk Tanaman

New York Resmi Izinkan Mayat Manusia Diolah Jadi Pupuk Tanaman

Memuat…

New York menjadi negara bagian kelima yang mengizinkan pengomposan mayat menjadi kompos setelah mendapat persetujuan dari Gubernur Kathy Hochul. FOTO/IST

New York menjadi negara bagian terbaru di Amerika Serikat (AS) yang mengizinkan proses pengomposan sisa-sisa manusia sebagai bagian dari metode yang ramah lingkungan.

BACA JUGA – Viral, Jenazah Korban Covid-19 Dibuang Buldoser

Seperti dilansir BBC, Senin (2/1/2023), juga dikenal sebagai ‘pembusukan organik alami’, praktik tersebut melihat jenazah manusia membusuk setelah beberapa minggu di dalam wadah.

Pada 2019, Washington menjadi negara bagian pertama di AS yang mengizinkan praktik tersebut, diikuti oleh Colorado, Oregon, Vermont, dan California.

New York menjadi negara bagian kelima yang mengizinkan pengomposan setelah mendapat persetujuan dari Gubernur Kathy Hochul.

Melalui metode yang akan dilakukan di fasilitas di atas tanah, jenazah manusia akan ditempatkan dalam wadah tertutup dengan bahan pilihan seperti serpihan kayu, alfalfa, dan jerami rumput. Ini kemudian akan terurai mengikuti aktivitas mikroba.

Setelah sekitar satu bulan, proses pemanasan untuk mematikan infeksi akan dilakukan sebelum tanah diserahkan kepada ahli waris almarhum.

Tanah tersebut kemudian dapat digunakan untuk menanam bunga, sayuran atau pohon.

Sebuah perusahaan yang menawarkan layanan di AS, Recompose, mengatakan dapat menghemat banyak karbon dibandingkan dengan metode penguburan atau kremasi tradisional.

(wbs)