liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86

Penghimpunan Dana di Pasar Modal Ditarget Capai Rp170 Triliun

Penghimpunan Dana di Pasar Modal Ditarget Capai Rp170 Triliun

Memuat…

OJK menargetkan penghimpunan dana di pasar modal mencapai Rp 170 triliun hingga akhir tahun ini. Arsip Foto/MPI/Faisal Rahman

JAKARTA Dewan Jasa Keuangan (OJK) menargetkan penghimpunan dana di pasar modal mencapai Rp 170 triliun hingga akhir tahun ini. Target ini lebih rendah dari capaian tahun lalu sebesar Rp 267,73 triliun.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Inarno Djajadi mengatakan capaian tahun 2022 ini sangat luar biasa. “Tahun 2022 luar biasa, tetapi jika kita menghilangkan outlier seperti GOTO atau lainnya, kita akan memiliki pertumbuhan yang positif. Kira-kira berimbang antara target 2022 dan 2023,” katanya dalam Konferensi Pers Awal Tahun OJK, Senin (2/1/2023).

Menurutnya, saat ini ada 84 rencana penawaran umum dengan nilai Rp81,41 triliun, di antaranya rencana penawaran umum perdana (IPO) yang akan dilakukan oleh 58 emiten baru.

Baca juga: OJK: 26 Bank Sudah Penuhi Modal Inti Rp 3 Triliun

Sesuai periode e-IPO, saat ini ada enam perusahaan yang memasuki masa penawaran atau public offer, yakni PT Jobbubu Needles Minahasa Tbk, PT Sunindo Pratama Tbk, PT Citra Buana Prasida Tbk, PT Data Sinergitama Jaya Tbk, PT Cakra Buana Resources Energi Tbk, dan PT Mitra Tirta Buwana Tbk.

Sedangkan lima perusahaan lainnya sedang melakukan penawaran awal atau periode book building. Mereka adalah PT Lavender Bina Cendikia Tbk, PT Penta Valent Tbk, PT Jasa Berdikari Logistics Tbk, PT Hatten Bali Tbk, dan PT Hassana Boga Sejahtera Tbk.

Baca Juga: Sepanjang 2022, Total Usaha Keduk Rp 266,41 Triliun dari Pasar Modal

Inarno menambahkan, jumlah investor pasar modal pada 2022 telah mencapai 10,31 juta investor. Pencapaian ini merupakan pencapaian baru bagi industri pasar modal.

“Dukungan kemudahan masyarakat dalam mengakses instrumen pasar modal dan memperluas jalur distribusi terutama secara digital telah mendukung pertumbuhan investor yang melonjak 37,68% year-on-year,” ujarnya.

(eng)