liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
ronin86
cocol77
cocol77
cocol77
maxwin138
MASTER38 MASTER38 MASTER38 MASTER38 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 COCOL88 COCOL88 COCOL88 COCOL88 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 ZONA69 ZONA69 ZONA69 NOBAR69 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38
SLOT GACOR HARI INI SLOT GACOR HARI INI

Perbandingan Rudal Lawas Rusia yang Menakutkan, P-500 Bazalt, P-700 Granit, dan P-1000 Vulkan

Perbandingan Rudal Lawas Rusia yang Menakutkan, P-500 Bazalt, P-700 Granit, dan P-1000 Vulkan

loading…

Kementerian Pertahanan Rusia sedang mempertimbangkan kemungkinan penggunaan kembali rudal anti-kapal dari zaman Perang Dingin. Foto/weapon system

MOSKOW – Kementerian Pertahanan Rusia sedang mempertimbangkan kemungkinan penggunaan kembali rudal anti-kapal dari zaman Perang Dingin. Setidaknya ada tiga rudal anti-kapal yang jumlahnya diperkirakan sekitar 500 unit, yaitu P-500 Bazalt, P-700 Granit, dan P-1000 Vulkan.

Rudal-rudal tersebut dirancang untuk menyerang sasaran di laut, namun akan dialihkan untuk menyerang target di darat dalam konflik dengan Ukraina. Para ahli militer mengatakan bahwa proses modifikasi P-500 Basalt, rudal P-700 Granit, dan P-1000 Vulcan untuk target darat dapat memakan waktu enam bulan, atau bahkan lebih lama.

Dikutip dari laman Bulgarian Military, Minggu (3/9/2023), para ahli militer mengungkapkan bahwa Rusia mulai mengintegrasikan beberapa rudal dengan satelit GLONASS dan sistem panduan inersia. Dampak potensial daya rusak dari rudal-rudal ini cukup menakutkan, karena setiap rudal dilengkapi dengan muatan ledakan seberat 1.000 kilogram.

Berikut perbandingan tiga rudal anti-kapal lawan milik Rusia dari zaman Perang Dingin dirangkum SINDOnews dari laman weapon systems.

1. Rudal P-500 Bazalt

Rudal anti-kapal P-500 Bazalt dibuat Uni Soviet pada era akhir Perang Dingin asal Soviet. P-500 adalah rudal anti-kapal supersonik sangat besar yang dirancang khusus untuk menyerang kapal induk dan pengawalnya dari jarak jauh di luar cakrawala.

Rudal P-500 menjadi senjata sejumlah kapal selam dan kapal tempur permukaan berukuran besar. Rudal ini di Barat dikenal dengan nama “SS-N-12 Sandbox”.

Rudal P-500 memiliki bodi berbentuk cerutu dengan dua sayap menyapu dan saluran masuk udara untuk turbojet di bagian bawah. Hulu ledak dan sistem panduan dipasang di bagian hidung (depan).

Rudal P-500 merupakan ancaman serius kapal permukaan karena mampu membawa hulu ledak konvensional seberat 1.000 kg dan hulu ledak nuklir 350 kt. Rudal ini memiliki jangkauan 550 km dan terbang dengan kecepatan Mach 2,5 pada ketinggian dan Mach 2,0 pada fase terminal skimming laut.