liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86

Perguruan Tinggi Jangan jadi Pabrik Pengangguran Intelektual

Perguruan Tinggi Jangan jadi Pabrik Pengangguran Intelektual

Memuat…

Menteri Penanaman Modal/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia. Foto/Dok

JAKARTA – Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengajak mahasiswa untuk menjadi wirausahawan guna mengurangi pengangguran di tanah air.

Di hadapan 1.700 mahasiswa Universitas Kristen Maranatha Bandung, ia mengajak generasi muda untuk mengoptimalkan akses ilmu pengetahuan saat ini.

“Saya meminta adik-adik untuk memiliki pandangan yang lebih luas. Jangan hanya bercita-cita menjadi PNS, Pekerja atau POLRI, tapi jadilah pengusaha yang mampu memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan lapangan kerja dan mengurangi angka pengangguran di Indonesia. Perguruan tinggi Indonesia jangan jadi pabrik pengangguran intelektual!,” ujarnya dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu (14/1/2023).

Bahlil mengajak generasi muda untuk berwirausaha agar dapat menciptakan lapangan kerja bagi yang membutuhkan. Selain itu, menurutnya, investasi dari pihak swasta juga perlu didorong untuk menciptakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya.

“Saat ini pengangguran di negeri ini mencapai 7 juta orang. Tenaga kerja hanya mampu menyerap 2,9 juta tenaga kerja setiap tahunnya. Oleh karena itu kita harus mendorong investasi swasta untuk menciptakan lapangan kerja,” ujarnya.

Baca juga: Bahlil Tak Mau Kalah dari Thailand, Manisan Investor Kendaraan Listrik Diseduh

Senada dengan itu, Ketua Taruna Merah Putih Maruarar Sirait menekankan pentingnya nilai-nilai kebaikan untuk diterapkan pada generasi muda saat ini.

“Kalau bisa mulai berorganisasi, lakukan apa saja karena berjejaring itu penting. Apapun latar belakang agama, ras atau suku, kita harus menjadi generasi yang berjiwa Pancasila sejati,” ujarnya.

Baca juga: Resesi Global Picu Meningkatnya Pengangguran, Ini Diharapkan Kementerian Ketenagakerjaan

“Kalau jadi pengusaha, lebih baik merugi tapi tetap dipercaya, daripada untung tapi menipu orang. Anak muda harus berpikir besar dan memiliki nilai-nilai kebaikan yang ditanamkan sejak kecil,” pungkas Maruarar.

(eng)