liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86

Riset Ilmuwan Eropa Sebut Kepunahan Massal Akan Terjadi pada 2100

Riset Ilmuwan Eropa Sebut Kepunahan Massal Akan Terjadi pada 2100

Memuat…

Sekelompok ilmuwan dari Australia dan Eropa mengembangkan “bumi virtual” untuk memetakan kepunahan global akibat perubahan iklim. FOTO/ Minggu

LONDONSebuah penelitian mengklaim bahwa bumi akan menghadapi kepunahan massal pada tahun 2100, yang dapat memusnahkan lebih dari seperempat keanekaragaman hayati dunia.

BACA JUGA – Terumbu Karang di Perairan Bua Terancam Punah

Seperti dilansir dari Daily Mail, Kamis (21/12/2022), sekelompok ilmuwan dari Australia dan Eropa mengembangkan “bumi virtual” untuk memetakan kepunahan global akibat perubahan iklim dengan lebih baik.

Hasilnya menunjukkan tingkat kepunahan 10 persen yang melibatkan semua spesies tumbuhan dan hewan pada tahun 2050.

Angka itu akan meningkat menjadi 27 persen pada akhir abad ini.

Menurut para ilmuwan, eksploitasi sumber daya yang berlebihan, perubahan penggunaan lahan, pemanenan yang berlebihan, polusi, perubahan iklim dan “invasi biologis” adalah beberapa penyebab kepunahan.

Studi tersebut dipimpin oleh ilmuwan Komisi Eropa Giovanni Strona dan Universitas Flinders, profesor Adelaide Corey Bradshaw.

Akademisi tersebut menginformasikan bahwa bumi saat ini sedang menghadapi fase kepunahan massal keenam akibat aktivitas manusia dan perubahan iklim.

Berdasarkan daftar merah International Union for Conservation of Nature (IUCN), lebih dari 42.100 spesies terancam punah.

“Anak-anak yang lahir hari ini hingga usia 70 tahun dapat menyaksikan kepunahan ribuan spesies tumbuhan dan hewan.